Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengusulkan dukungan pemerintah pusat berupa alat berat untuk menangani timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lune, Kecamatan Pajo. Bantuan tersebut dibutuhkan untuk memperkuat operasional TPA sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah.
Kepala DLH Kabupaten Dompu, Muhammad Syaukani, mengatakan alat berat sangat dibutuhkan untuk menata dan memproses timbunan sampah agar pengelolaannya dapat diarahkan menuju sistem sanitary landfill atau controlled landfill.
“Berbagai upaya kami lakukan untuk mendapatkan alat berat karena kebutuhannya sangat mendesak untuk operasional TPA Lune,” kata Syaukani, Senin (14/09/2026).
Menurut Syaukani, DLH sebelumnya telah mengusulkan dukungan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Namun, usulan tersebut belum ditindaklanjuti karena pemerintah pusat saat ini lebih memprioritaskan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Untuk memperkuat pengajuan tersebut, DLH juga menyampaikan kebutuhan alat berat kepada anggota DPR RI H. Mori Hanafi agar dapat dibahas bersama kementerian terkait.
Pasalnya, pemerintah daerah hingga kini belum mengalokasikan anggaran untuk pengadaan peralatan tersebut.DLH telah menyampaikan kebutuhan biaya sewa dan spesifikasi alat berat sebagai bahan pengajuan.
Syaukani berharap dukungan itu dapat direalisasikan sebelum akhir 2026, dengan TPA Lune sebagai lokasi pemanfaatan.Permintaan tersebut didorong oleh kesenjangan antara produksi dan kemampuan penanganan sampah di Kabupaten Dompu.
Syaukani menyebut produksi sampah daerah mencapai lebih dari 181 ton per hari, sedangkan kapasitas penanganannya baru sekitar 50 ton per hari.
“Produksi sampah kita lebih dari 181 ton per hari, sementara kemampuan penanganannya sekitar 50 ton per hari,” katanya.
Keterbatasan penanganan juga diperparah oleh kondisi armada pengangkut sampah. Dari sembilan unit kendaraan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Dompu, hanya empat unit yang masih beroperasi secara optimal.
TPA Lune sendiri memiliki luas sekitar 4,5 hektare dan menjadi lokasi pemrosesan akhir sampah yang diangkut dari berbagai wilayah di Kabupaten Dompu.
Selain mengupayakan bantuan alat berat, DLH Dompu juga mengusulkan anggaran penyusunan kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) serta Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS).
Dokumen tersebut diharapkan menjadi landasan pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pengelolaan sampah dan meningkatkan peluang memperoleh dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan TPST dan TPS3R.
DLH berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat operasional TPA Lune. Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan mendorong pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya agar volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan.(IB).
















Leave a Reply