Advertisement

Tanggapi Keluhan soal Lalu Lintas Kendaraan Besar PT STM, Bupati Dompu Panggil Dishub


Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menanggapi serius keresahan masyarakat terkait aktivitas lalu lintas kendaraan berukuran besar milik PT Sumbawa Timur Mining (STM/Vale) yang beroperasi di Blok Onto, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Keluhan warga yerswbut dinilai perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

Bambang Firdaus menegaskan akan segera memanggil dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dompu untuk membahas persoalan tersebut secara komprehensif. Menurutnya, hingga saat ini Dishub belum menyampaikan laporan resmi kepada kepala daerah terkait aktivitas lalu lintas kendaraan perusahaan tambang tersebut.

“ Makanya saya harus panggil dulu Dinas Perhubungan, karena sampai sekarang Dishub belum melaporkan kepada bupati terkait persoalan ini “, Ujar Bambang Firdaus kepada tamborapress.com, Rabu (28/01/2026) sore.

Ia menilai langkah koordinasi tersebut penting dilakukan mengingat Dishub merupakan instansi teknis yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan. Termasuk di dalamnya pengaturan rute kendaraan, aspek keselamatan pengguna jalan, hingga peluang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pemanfaatan infrastruktur jalan.

“ Kalau soal ini, sebaiknya kita duduk bersama dengan Dishub sebagai dinas teknisnya,” tegas Bupati.

Meski demikian, Bambang Firdaus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dompu tetap berkomitmen membangun sinergi yang baik dan berkelanjutan dengan PT STM. Ia berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan investor dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kabupaten Dompu.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pihak manajemen PT STM telah menyampaikan rencana untuk segera menghadap Pemerintah Daerah Dompu dalam waktu dekat guna membahas berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

“ Dalam waktu dekat, pihak STM akan menghadap pemda “, Pungkasnya.

Sebagaimana di informasikan sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir masyarakat mengeluhkan aktivitas pengangkutan barang dan peralatan menggunakan kendaraan bertonase besar dari luar daerah menuju Kabupaten Dompu. Bahkan, sebagian warga menyuarakan wacana aksi pemblokiran jalan dan penahanan kendaraan sebagai bentuk protes.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Ir. H. Fahrurrozi, sebelumnya mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pengangkutan tersebut. Ia menyatakan, selama STM beroperasi, pihak manajemen perusahaan belum pernah menyampaikan laporan maupun melakukan koordinasi terkait lalu lintas kendaraan dimaksud.

“ koordinasi itu sangat penting, agar bisa dipersiapkan dengan baik, terutama penentuan rute yang dilalui supaya tidak mengganggu pengguna jalan lain, apalagi sampai menimbulkan insiden “, Jelasnya.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *