Mataram_NTB, (tamborapress.com) — DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan komitmennya untuk mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai tulang punggung kemandirian fiskal daerah, di tengah tekanan ekonomi dan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD NTB yang melibatkan sejumlah mitra strategis Pemerintah Provinsi NTB, di antaranya Biro Ekonomi Setda NTB, Bank NTB Syariah, BPR NTB, Jamkrida NTB, serta GNE., Selasa (01/04/2026) Siang.
Anggota Komisi III DPRD NTB, Akhdiansyah S.Hi, yang akrab disapa Guru To’i itu menyatakan bahwa BUMD harus mampu meningkatkan kontribusi terhadap PAD melalui langkah strategis dan terukur.
“ BUMD hendaknya bisa berkontribusi maksimal bagi kemandirian fiskal daerah. Ke depan, perlu diversifikasi jenis bisnis atau penekanan pada core business dengan strategi pengembangan tata kelola yang lebih baik “, Ujarnya.
Menurut Guru To’i, fokus pembahasan dalam forum tersebut adalah evaluasi kinerja BUMD terhadap PAD tahun 2025 serta proyeksi pada 2026. Dari hasil evaluasi, terungkap bahwa pertumbuhan ekonomi NTB masih berada di kisaran 3 persen, sementara PAD mengalami penurunan hingga sekitar Rp.300 miliar pada 2025 kemarin.
Kondisi ini, kata dia, menjadi sinyal akan perlunya intervensi kebijakan dan pembenahan menyeluruh terhadap pengelolaan BUMD.
“ Ke depan, perlu dilakukan rekonsolidasi, restrukturisasi, dan refocusing pada core business masing-masing BUMD. Bahkan, penting untuk menyusun roadmap yang jelas agar BUMD menjadi kontributor unggulan bagi kemandirian fiskal daerah “, Tegasnya.
DPRD NTB juga menilai bahwa penguatan BUMD tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah secara keseluruhan.
“ Jika dilakukan secara konsisten, BUMD akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD dan stabilitas ekonomi NTB “, Ungkap Ketua PW IKA PMII NTB tersebut.
Selain itu, ia menekankan bahwa penguatan BUMD sejalan dengan visi besar pembangunan daerah yang pernah digaungkan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal.
“ Mimpi besar NTB bebas dari kemiskinan ekstrem, menjadi sentra pangan nasional, dan destinasi pariwisata mendunia hanya bisa terwujud jika fondasi ekonominya kuat, salah satunya melalui optimalisasi peran BUMD “, Pungkasnya.(IB).
DPRD NTB Dorong Restrukturisasi BUMD, Akhdiansyah : Perlu Penguatan Untuk Dongkrak Kemandirian Fiskal

















Leave a Reply