Laba Bersih PT Bank NTB Syariah di Triwulan II 2025 Rontok 3,6 Miliar

Dompu_NTB, tamborapress.com – Laporan Neraca Keuangan Bank NTB Syariah pada Triwulan II tahun 2025 menunjukkan tanda penurunan Laba Bersih hingga 3.697 Miliar Rupiah. Kondisi ini muncul justru setelah Bank NTB Syariah diperkuat oleh Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (PT. Bank Jatim. Tbk).

Dalam Laporan Keuangan PT. Bank NTB Syariah yang dirilis pada 30 Juni 2025 tersebut, Laba bersih tahun berjalan adalah sebesar 107.922 Miliar Rupiah. Jumlah itu menurun jika dibanding tahun sebelumnya. Yakni pada 30 Juni 2024 lalu laba bersih Perusahaan perbankan milik Pemprov NTB tersebut sukses meraup angka sebesar 111.619 Miliar Rupiah.

Rontoknya laba bersih Triwulan II Tahun 2025 ini disebabkan Laba/rugi tahun berjalan sebelum pajak sebesar 146.806 Miliar Rupiah telah dikurangi Taksiran pajak tahun berjalan sebesar 40.342 Miliyar Rupiah dan Pendapatan / Beban Pajak Tangguhan sebesar 1.458 Miliyar Rupiah.

Pakar Ekonomi dan Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yapis Dompu, Dr. Dodo Kurniawan, SE, ME., menilai, menurunnya keuntungan Bank NTB bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor yakni penurunan jumlah Nasabah yang mendepositkan uang di Bank NTB. Menurut Dia, jumlah nasabah mungkin saja bertambah namun yang berkurang adalah aktifitasnya.

“ Tentu, kalau kita bisa analisa, apakah penurunan keuntungan ini disebabkan oleh jumlah nasabahnya yang secara kuantitatif mungkin bertambah.
Tetapi aktivitas, ya baik dalam hal menyimpan uang, baik dalam bentuk tabungan, kemudian deposito, yang akhirnya nanti dipinjamkan ke masyarakat ”, jelas Dodo.

Pakar Ekonomi muda ini melihat adanya rentetan masalah internal yang kini tengah dihadapi Bank NTB Syariah. Diantara persoalan tersebut adalah masa transisi manajemen baru dan beberapa dinamika lainnya. Sehingga hal itu mengakibatkan merosotnya kepercayaan publik untuk menabung atau meminjam uang di Bank NTB Syariah.

“ Pergantian direktur utama di pusat sana dan terjadi dinamika di internal bank NTB. Sehingga kepercayaan masyarakat itu menabung dan meminjam di bank NTB itu menurun. Sehingga berimplikasi pada aktivitas yang akhirnya menurunkan pendapatan ”, Ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Awak media, PT. Bank NTB Syariah sejak tahun 2024 telah diakuisisi oleh PT. Bank Jatim melalui Skema Kelompok Usaha Bersama (KUB). Kini Pemprov NTB tidak lagi menjadi satu – satunya sebagai pemegang saham pengendali di Bank NTB Syariah. Selain Pemprov NTB, PT. Bank Jatim Tbk juga adalah pemegang saham pengendali sebagai Perusahaan Induk setelah berlakunya skema perjanjian KUB. Skema ini berlaku setelah para pemegang saham sepakat dan menandatangani perjanjian dengan Nomor: 500/85/EKON-III/2024 dan Nomor: 063/043/DIR/NES/SHA.

Bank NTB Syariah terpaksa menempuh langkah tersebut sebagai keringanan yang diberikan Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank NTB sendiri diketahui menjadi salah satu dari 12 Bank yang sebelumnya terancam turun kelas se level BPR karena dinilai tidak mampu memenuhi syarat yang ditetapkan OJK dalam peraturan Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Meskipun demikian, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) YAPIS Dompu itu meyakini seharusnya dengan adanya penguatan modal dari PT Bank Jatim Tbk, maka keuntungan harusnya meningkat atau setidaknya lebih stabil.

“ kita berharap jangka panjang dengan ekspansi, dengan kolaborasi bersama jadi satu grup, bisa saling menguatkan bank NTB bisa jauh lebih besar kemudian keuntungan juga harusnya berlipat ”, Ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasilan, Pihak PT. Bank NTB Syariah tidak bisa dimintai tanggapannya terkait hal tersebut, meski awak media telah melakukan upaya konfirmasi langsung dengan mendatangi kantor pusatnya di Jl. Udayana Dasan Agung Kota Mataram.

” kami tidak bisa mempersilahkan kalau belum ada janji pak ”, Kata salah satu staff di lobi kantor pusat Bank NTB tersebut.(IB).

Ichal

Wartawan TamboraPress.Com

Related Posts

Peringati World Stroke Day, RSUD Manggelewa Gelar In House Training Code Stroke

Dompu_NTB, tamborapress.com — RSUD Manggelewa kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kegiatan In House Training “Code Stroke” yang resmi dibuka oleh Direktur RSUD Manggelewa pada Sabtu (29/11/2025)…

Hj. Mahdalena Desak Kemenhaj Tegas Tuntaskan Pelimpahan Wewenang Haji

Jakarta, tamborapress.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, tampil sebagai suara paling tegas dalam rapat kerja bersama Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf (Gus Irfan),…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Peringati World Stroke Day, RSUD Manggelewa Gelar In House Training Code Stroke

  • By Ichal
  • November 29, 2025
  • 6 views
Peringati World Stroke Day, RSUD Manggelewa Gelar In House Training Code Stroke

Hj. Mahdalena Desak Kemenhaj Tegas Tuntaskan Pelimpahan Wewenang Haji

  • By Ichal
  • November 29, 2025
  • 10 views
Hj. Mahdalena Desak Kemenhaj Tegas Tuntaskan Pelimpahan Wewenang Haji

Nadirah Alhabsyi Apresiasi Fatwa Haram 3 Jenis Pajak Oleh MUI

  • By Ichal
  • November 28, 2025
  • 9 views
Nadirah Alhabsyi Apresiasi Fatwa Haram 3 Jenis Pajak Oleh MUI

Kapoksi Komisi VIII DPR RI Hj Mahdalena Sampaikan Pesan Haru di Hari Guru Nasional

  • By Ichal
  • November 25, 2025
  • 9 views
Kapoksi Komisi VIII DPR RI Hj Mahdalena Sampaikan Pesan Haru di Hari Guru Nasional

Superior! Mawar Zio Stable Kunci Gelar Tunas A Pacuan Kuda Tradisional Dompu 2025

  • By Ichal
  • November 23, 2025
  • 8 views
Superior! Mawar Zio Stable Kunci Gelar Tunas A Pacuan Kuda Tradisional Dompu 2025

Tim Investigasi Pordasi NTB Kantongi Bukti Awal Dugaan Kecurangan di Pacuan Dompu 2025

  • By Ichal
  • November 22, 2025
  • 8 views
Tim Investigasi Pordasi NTB Kantongi Bukti Awal Dugaan Kecurangan di Pacuan Dompu 2025