Advertisement

SPPG NTB Ingatkan Dapur MBG Libatkan 15 Supplier, Cegah Monopoli dan Dorong Ekonomi Lokal


Mataram_NTB, (tamborapress.com) — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan setiap dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki sedikitnya 15 mitra pemasok (Supplier) bahan pangan. Hal tersebut ditegaskan untuk mencegah praktik monopoli sekaligus memperluas pelibatan pelaku ekonomi lokal.

Kepala Regional SPPG NTB, Eko Prasetyo, Jumat (27/03/2026), menyatakan, bahwa pasokan bahan pangan untuk dapur MBG tidak boleh bergantung pada satu atau dua pemasok saja. Menurut dia, keberagaman pemasok penting untuk menjamin distribusi yang sehat serta kualitas menu yang lebih variatif.

“ Bahan baku pangan SPPG tidak boleh hanya berasal dari satu atau dua pemasok. Apalagi jika pemasok tersebut hanya menjadi perpanjangan tangan dari mitra tertentu “, Ujar Eko pada tamborapress.com.

Ia menjelaskan, SPPG justru didorong untuk memberdayakan kelompok tani, peternak, nelayan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar dapur MBG. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Ketentuan tersebut, lanjut Eko, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan program MBG. Regulasi itu mengamanatkan agar penyelenggaraan program memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri serta melibatkan usaha mikro, kecil, dan koperasi desa/kelurahan.

“ SPPG wajib menggunakan produk UMKM dan bahan baku dari petani, peternak, nelayan kecil, koperasi, serta warga di sekitar dapur MBG “, Katanya.

Dengan melibatkan banyak pemasok, Eko berharap perputaran ekonomi di tingkat lokal dapat meningkat, seiring terbukanya peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
SPPG juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap mitra yang terbukti melakukan praktik monopoli dalam rantai pasok bahan pangan.

“ Kalau ada yang masih mendominasi dan hanya memiliki satu sampai tiga mitra, akan kami tindak “, Tutup Kepala Regional SPPG NTB tersebut.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *