Advertisement

KPH Wilayah VI Dorong Penguatan Pengamanan Kawasan Hutan di Kilo

Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Nusa Tenggara Barat (NTB), terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui peningkatan koordinasi dan pengawasan di tingkat lapangan. Hal tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Kepala Balai KPH Wilayah VI, Faruk, S.Hut, M.M.Inov, ke Resort Kilo, pada Rabu (3/6/2026) kemarin.

Kunjungan itu difokuskan pada evaluasi kondisi lapangan sekaligus penguatan strategi pengamanan kawasan hutan yang berada dalam wilayah kerja Resort Kilo. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi gangguan yang memerlukan perhatian serius, termasuk ancaman aktivitas penebangan liar (illegal logging).

Dalam arahannya kepada jajaran Resort Kilo, Faruk menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran petugas di lapangan. Ia meminta seluruh personel untuk terus memperkuat patroli serta memperluas jangkauan pengawasan guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi merusak kawasan hutan.

“Kawasan ini memiliki potensi gangguan yang perlu diwaspadai. Karena itu, kehadiran dan pengawasan petugas di lapangan menjadi kunci utama untuk memastikan kawasan hutan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai aktivitas yang dapat menyebabkan kerusakan,” ujarnya.

Kata Faruk, perlindungan kawasan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi kehutanan semata, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Selain memberikan arahan strategis terkait pengamanan hutan, Faruk juga membuka ruang dialog bersama seluruh anggota Resort Kilo. Dalam sesi tersebut, para petugas menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas, mulai dari kondisi lapangan hingga kebutuhan penunjang operasional.

Diskusi tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara pimpinan dan petugas lapangan, sekaligus memastikan setiap persoalan yang dihadapi dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat.

“Kami ingin setiap kendala yang dihadapi petugas dapat diketahui secara langsung sehingga solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan terhadap petugas merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan dan perlindungan hutan yang efektif,” kata Faruk.

Usai kegiatan koordinasi, rombongan melanjutkan diskusi secara lebih santai di kawasan Pantai Kilo. Meski berlangsung dalam suasana yang lebih akrab, pembahasan tetap berfokus pada upaya peningkatan kinerja Resort Kilo, termasuk penguatan sinergi dan efektivitas pelaksanaan tugas perlindungan hutan.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *