Bima_NTB, tamborapress.com – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VIII DPR RI, Hj. Mahdalena SS., M.M, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap dunia pendidikan keagamaan. Dalam agenda reses di Kabupaten Bima, legislator yang oleh warga Nusa Tenggara Barat akrab disapa Umi Lena itu mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Yasim di Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Sabtu (20/12/2025) kemarin.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan Hj. Mahdalena untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana madrasah. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan kursi belajar guna menunjang aktivitas belajar-mengajar siswa.
Sebagai anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi urusan sosial, keagamaan, dan pendidikan keagamaan, Hj. Mahdalena menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda. Namun di sisi lain, masih banyak madrasah swasta yang menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
“ Madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, sekolah keagamaan harus mendapatkan perhatian yang layak dan berkelanjutan “, Ujar Hj. Mahdalena.
menilai, selama ini sebagian sekolah keagamaan di daerah belum sepenuhnya tersentuh program bantuan yang memadai. Melalui kegiatan reses, Hj. Mahdalena berkomitmen untuk menjadikan aspirasi madrasah sebagai bahan perjuangan di tingkat pusat.
“ Reses adalah momentum untuk mendengar langsung suara masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan madrasah akan saya catat dan perjuangkan agar mendapat dukungan kebijakan maupun anggaran “, Tegasnya.
Hj. Mahdalena menambahkan, bahwa peningkatan kualitas pendidikan keagamaan harus dimulai dari pemenuhan sarana dasar yang layak, sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman dan guru dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Bantuan yang disalurkan, lanjutnya, merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dorongan agar madrasah terus berkembang.
“ Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi diharapkan dapat memberi manfaat langsung dan memotivasi semua pihak untuk bersama-sama memajukan pendidikan keagamaan “, Tambahnya.
Melalui kegiatan di Kabupaten Bima tersebut, Hj. Mahdalena semakin mempertegas komitmennya untuk terus memperjuangkan pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak, berkarakter, dan berdaya saing.(IB).

















Leave a Reply