Mataram_NTB, (tamborapress.com) — Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA-PMII) Nusa Tenggara Barat (NTB) memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui kegiatan Iftar Jama’i (buka puasa bersama) dan silaturahmi, pada Selasa (17/03/2026) kemarin. Kegiatan yang digelar di kediaman tokoh PMII NTB, Akhdiansyah, yang juga anggota DPRD Provinsi NTB tersebut dihadiri ratusan alumni lintas generasi.
Sekitar 300 alumni IKA-PMII, baik senior maupun yunior, memadati lokasi acara dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Agenda tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen, namun juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan penguatan jejaring alumni di tingkat wilayah.
Dalam sambutannya, Akhdiansyah menyampaikan apresiasi atas partisipasi para alumni dan kader PMII se-NTB. Ia sekaligus mengumumkan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang akan digelar pada 19 dan 20 April mendatang. Agenda tersebut akan dirangkaikan dengan halal bihalal, reuni alumni, serta peluncuran kartu anggota (member card) IKA-PMII NTB.
“ Pendataan alumni terus kami lakukan secara masif sebagai bagian dari persiapan launching kartu anggota. Kami berharap seluruh alumni dapat berpartisipasi aktif “, Ujarnya.
Selain itu, Akhdiansyah juga mendorong keterlibatan kolektif alumni dalam pembangunan Graha Mahbub Junaidi sebagai upaya penguatan kelembagaan IKA-PMII di NTB. Menurutnya, kontribusi tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh alumni, tanpa memandang latar belakang profesi maupun jabatan.
“ Tidak hanya anggota dewan atau alumni yang menjabat, tetapi semua alumni diharapkan ikut berpartisipasi dalam bentuk apapun “, Tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting alumni PMII, di antaranya Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir yang juga Rektor UIN Mataram dan Ketua PWNU NTB, Drs. Marinah Hari selaku Pembina IKA-PMII NTB, Drs. H. Jamiluddin, M.M., serta Dr. H. Saleh Ending.
Dalam tausiyah menjelang berbuka, Prof. Masnun Tahir menekankan pentingnya menjaga soliditas dan peran strategis alumni dalam menguatkan organisasi. Ia mengingatkan bahwa kehadiran alumni dalam setiap agenda organisasi merupakan bentuk komitmen terhadap keberlanjutan gerakan.
“ Kalau diundang, wajib hadir. IKA-PMII harus berdampak “, Ujar Rektor UIN Mataram itu dengan Sareh.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga ikatan emosional dan ideologis dengan PMII, terlepas dari ragam profesi yang kini digeluti para alumni.
“ Apapun profesi kita hari ini, kita kembali ke rumah bersama PMII “, Katanya.
Lebih jauh, Prof. Masnun juga menyoroti pentingnya perluasan kaderisasi lintas kampus serta distribusi keilmuan yang merata. Ia mengingatkan agar organisasi mampu menjawab tantangan regenerasi, termasuk mencegah potensi “lost generation” di tengah perubahan sosial yang cepat.
Disisi lain, ia juga menyinggung dinamika keberagamaan kontemporer yang dinilai kerap kehilangan autentisitas akibat pengaruh media, serta mengajak seluruh alumni untuk tetap menjaga nilai ukhuwah.
“ Jangan sampai kehilangan arah, dan lupa jalan pulang “, Ucapnya.
Tak hanya berfokus pada penguatan internal, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Sebanyak 25 anak yatim menerima santunan, sementara 200 paket bantuan disalurkan kepada warga.(IB).
Iftar Jama’i IKA-PMII NTB Jadi Ruang Konsolidasi, Akhdiansyah Teguhkan Arah Gerakan dan Peran Alumni















Leave a Reply