Jakarta, (tamborapress.com) – Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) guna mendukung modernisasi survei dan pemetaan pertanahan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) dan Pemetaan Skala Besar yang diselenggarakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Jakarta pada 5 hingga 9 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Moh Rajinal Mahmudah, S.T., Asisten Penata Kadastral Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu, turut mengikuti pelatihan PUNA sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis dalam pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan berbasis digital.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan aparatur pertanahan dalam memanfaatkan teknologi Pesawat Udara Nir Awak atau drone, khususnya untuk mendukung pengumpulan data spasial, pemetaan bidang tanah, serta penyediaan informasi geospasial yang akurat dan berkualitas.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu, Wahyu Andika, S.T., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendorong transformasi pelayanan pertanahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Penguasaan teknologi PUNA menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung modernisasi survei dan pemetaan pertanahan. Kami berharap melalui pelatihan ini, kompetensi teknis aparatur semakin meningkat sehingga dapat mendukung penyediaan data pertanahan yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, peningkatan kapasitas ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi PUNA dalam kegiatan survei dan pemetaan memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan data spasial serta mendukung proses pemetaan secara lebih optimal.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan penguasaan teknologi yang memadai, kualitas informasi geospasial diharapkan semakin baik sebagai dasar pendukung penyelenggaraan administrasi pertanahan.
Keikutsertaan Moh Rajinal Mahmudah dalam pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu untuk mengembangkan profesionalisme aparatur dan memperkuat kapasitas teknis dalam menghadapi tantangan pelayanan pertanahan yang semakin dinamis.
Wahyu Andika menambahkan, bahwa pengembangan kompetensi aparatur perlu berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas tata kelola pelayanan.
“Modernisasi pertanahan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan perangkat dan teknologi, tetapi juga membutuhkan SDM yang profesional, terampil, dan berintegritas. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas pegawai agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memberikan pelayanan yang semakin efektif dan berkualitas,” katanya.
Melalui Pelatihan PUNA dan Pemetaan Skala Besar yang berlangsung pada 5–9 Oktober 2026 tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Dompu menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi digital di bidang survei dan pemetaan pertanahan.
Langkah ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas data pertanahan sekaligus memperkuat penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional, terpercaya, dan berintegritas.(IB).
















Leave a Reply