Advertisement

Usai Saling Bantah, Kuasa Hukum Marga Harun Minta NR Hentikan Fitnah dan Ancam Tempuh Jalur Hukum

Mataram_NTB, (tamborapress.com) – Polemik dugaan skandal perselingkuhan yang menyeret nama Bupati Dompu kembali memanas. Kuasa hukum Anggota DPRD NTB, Marga Harun, melontarkan ultimatum keras kepada NR agar menghentikan pernyataan yang dinilai menyesatkan publik sekaligus merugikan kliennya.

Peringatan tegas tersebut disampaikan kuasa hukum Marga Harun, Prof. Dr. Zainal Asikin, saat memberikan keterangan kepada tamborapress.com, Senin (16/03/2026) sore.

” Intinya kami ingin NR menghentikan segala  fitnah dan kebohongan yg ditujukan kepada klien kami. Karena semua bukti kami pegang “, Ujarnya.

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Mataram (Unram) itu menegaskan pihaknya tidak akan ragu membawa persoalan tersebut ke jalur hukum apabila NR terus melontarkan tuduhan yang dinilai memprovokasi opini publik. Menurutnya, langkah hukum akan ditempuh jika peringatan tersebut tidak diindahkan.

” Jika NR sdh sadar dan menghentikan provokasinya maka bagi kami itulah yang paling penting agar masyarakat tahu. Tindakan melapor ke ranah hukum itu langkah terakhir “, Jelasnya.

Zainal juga menyinggung sejumlah sikap NR yang dinilai bertolak belakang dengan fakta yang dimiliki pihaknya. Salah satunya terkait mekanisme penyelesaian perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sebelumnya melibatkan Marga Harun.

Ia menyebut NR sempat membantah adanya kesepakatan damai melalui mekanisme restorative justice (RJ). Padahal, menurut Zainal, pihaknya mengantongi bukti yang menunjukkan sebaliknya.

” Kemarin NR mengingkari telah berdamai ( restotife justice) dengan MH.
Padahal bukti penerimaan uang ada pada saya, Ini kan kebohongan publik “, Kata Prof. Zainal.

Tak hanya itu, NR juga dikatakan telah melaporkan penyidik yang menangani perkara tersebut ke Mabes Polri. Zainal menilai langkah tersebut tidak berdasar karena penyidik telah bekerja secara profesional sesuai prosedur.

Kendati polemik kian menggelinding di ruang publik, Zainal mengatakan bahwa persoalan rumah tangga antara Marga Harun dan NR tetap merupakan ranah pribadi yang tidak ingin diintervensi oleh pihaknya.

“Apakah mereka ingin berdamai atau tidak, itu sepenuhnya urusan pribadi mereka berdua “, Katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Zainal juga menanggapi sikap Bupati Dompu yang hingga kini belum memberikan pernyataan terbuka terkait isu dugaan kedekatannya dengan NR.

Menurutnya, sikap diam kepala daerah tersebut justru dapat dipandang sebagai langkah yang bijak untuk meredam polemik yang semakin liar di ruang publik.

” Bagi kami sikap diam bupati , sikap yang bijak karena semakin kasus ini di blow up melalui media maka tidak menguntungkan.  “, Cetusnya.

Ia menegaskan pihaknya berharap polemik ini tidak lagi diwarnai tuduhan yang tidak berdasar terhadap kliennya.

” Hentikan segala fitnah yg ditujukan kepada klien kami. Semakin klien kami   difitnah semakin banyak amunisi yang kami akan dimuntahkan “, Tutupnya.

Sebelumnya, NR telah menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas isu dugaan perselingkuhan antara dirinya dengan Bupati Dompu. Dalam pernyataan tertulis yang diterima media ini Kamis (12/03/2026) pekan lalu, ia menegaskan hubungan dengan kepala daerah tersebut hanya sebatas komunikasi biasa antara warga dan pejabat publik.

NR diketahui merupakan anggota jajaran Polda NTB dan masih berstatus istri sah dari Marga Harun, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sedangkan Marga Harun, merupakan putra Syirajuddin SH yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Dompu setelah memenangkan Pilkada Dompu 2024 bersama Bupati Bambang Firdaus.

Dalam klarifikasinya, NR membantah isu tersebut dan mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah menjalani proses perceraian dengan Marga Harun di Pengadilan Agama Kota Mataram. Ia juga mengungkapkan bahwa sejak November 2025 keduanya sudah tidak lagi tinggal bersama alias pisah ranjang.

Klarifikasi tersebut kemudian dibalas oleh kuasa hukum Marga Harun dengan membeberkan sejumlah cuplikan percakapan yang diduga berasal dari ponsel NR dengan Bupati Dompu. Salah satu potongan percakapan yang menjadi sorotan publik adalah ajakan untuk bertemu secara empat mata di sebuah villa Mewah yang diketahui berada di luar daerah.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *