Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Dugaan hubungan terlarang yang menyeret nama dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mendapat bantahan tegas dari salah satu pihak yang disebut dalam pemberitaan.
AC, melalui kuasa hukumnya, Salahudin, SH, menyatakan bahwa tuduhan adanya hubungan asmara antara kliennya dengan RJ tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan kepada wartawan pada Minggu malam (7/6/2026).
Menurut Salahudin, hubungan antara AC dan RJ selama ini hanya sebatas pertemanan yang telah terjalin sejak lama dan tidak pernah mengarah pada hubungan romantis sebagaimana yang dituduhkan.
“Tidak ada hubungan romantisme antara kedua belah pihak tersebut. Mereka hanya sebatas pertemanan,” ujar Salahudin.
Ia menjelaskan bahwa hubungan pertemanan antara AC dan RJ telah berlangsung jauh sebelum keduanya berkeluarga. Bahkan setelah masing-masing menikah, komunikasi dan hubungan pertemanan tersebut tetap berjalan sebagaimana biasa.
“Hubungan pertemanan antara RJ dan AC ini sudah lama terjalin. Sampai pada saat mereka sama-sama telah berstatus suami dan istri, hubungan pertemanan itu masih berlanjut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Salahudin menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait dugaan perselingkuhan tersebut tidak memiliki dasar yang benar. Ia menilai tuduhan yang diarahkan kepada kliennya telah menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
“Terkait dengan pemberitaan mengenai dugaan skandal yang melibatkan klien saya, itu semua tidak benar. Tidak ada hubungan yang berkaitan dengan perasaan ataupun sebagaimana yang disangkakan oleh pihak tertentu,” tegasnya.
Sebelumnya, nama AC dan RJ menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya hubungan khusus di antara keduanya. RJ diketahui merupakan seorang guru berstatus ASN PPPK yang bertugas di salah satu Sekolah Negeri di Kecamatan Manggelewa. Sementara AC juga berprofesi sebagai guru ASN PPPK di wilayah yang sama, namun mengajar di sekolah yang berbeda.
Dugaan tersebut mencuat setelah Rustan, suami AC, mengaku menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp dari seorang perempuan yang mengaku sebagai istri sah RJ pada Sabtu malam (6/6/2026) kemarin.
Dalam pesan itu, perempuan tersebut meminta agar AC tidak lagi berhubungan dengan suaminya karena dinilai telah mengganggu keutuhan rumah tangga mereka.
“Saya baru mengetahui hubungan mereka setelah diberitahu langsung oleh istri RJ. Dia meminta agar istri saya tidak lagi mengganggu suaminya,” ungkap Rustan kepada wartawan, Minggu (7/6/2026) siang tadi.(IB).
AC Bantah Dugaan Perselingkuhan dengan Sesama ASN PPPK di Dompu, Kuasa Hukum : Tidak Ada Hubungan Asmara

















Leave a Reply