Advertisement

Nama Peserta Seleksi Terbuka 11 OPD Dompu Tak Terlacak di LHKPN Milik KPK, Sudahkah Mendaftar?


Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Sejumlah nama peserta Seleksi Terbuka (Selter) 11 Jabatan Eselon II di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Dompu yang dinyatakan lolos seleksi administrasi ternyata tidak terlacak dalam laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Hal terungkap setelah awak media melakukan penelusuran langsung melalui situs resmi e-LHKPN KPK, Jumat (29/5/2026). Hasilnya, Beberapa nama peserta tidak muncul sama sekali dalam sistem pencarian LHKPN. Bahkan sebagian lainnya malah tercatat belum memperbarui laporan kekayaannya.

Padahal, bukti pelaporan LHKPN merupakan salah satu syarat penting yang wajib dilampirkan peserta Selter sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pejabat publik.

Berikut sejumlah nama peserta yang tidak ditemukan atau datanya dinilai belum mutakhir dalam laman resmi LHKPN KPK:

Juliadin, S.Pd., M.Si

Dr. Mahjulan, S.P., M.P

Muhammad Adhar, S.Sos., M.Si

Efendi, S.Ag., M.M.Inov

Mohammad Fadilah, SE., M.Si

Subari, M.Pd

Syarifuddin, S.PdI., M.M

Sukarman, S.Pt

M. Karwapi, SE., M.Si (laporan terakhir 2022)

Maria Ulfah, SST., M.Kes

Rahmat Hidayat, SE (laporan terakhir 2024)

Irfan, S.Pt., M.Si (laporan terakhir 2024)

Anike Kusumawati, S.SiT., M.Kes (laporan terakhir 2024)

Plt. Kepala BKPSDM Dompu, Asraruddin SH, membantah adanya kelalaian dalam proses seleksi administrasi. Ia memastikan seluruh peserta yang lolos telah memenuhi persyaratan, termasuk melampirkan bukti pelaporan LHKPN.

“Admin itu ada di kantor kita, bisa dicek semua. Masyarakat juga bisa memantau. Panitia bekerja berdasarkan standar, prosedur, dan mekanisme yang sudah ditentukan. BKD hanya sekretariat yang melayani kebutuhan tim Pansel,” ujarnya.

Asraruddin sendiri justru meminta media menyerahkan daftar nama peserta yang tidak ditemukan dalam laman LHKPN untuk dilakukan pengecekan ulang.

“Coba kirim nama-namanya, nanti kami konfirmasi ke admin,” katanya.

Di tengah polemik tersebut, anggota Komisi II DPRD Dompu, Baharuddin SE, turut mengingatkan agar proses Selter tidak dijalankan secara asal-asalan atau sarat kompromi kepentingan. Kata dia, Pansel memikul tanggung jawab besar menjaga marwah birokrasi daerah.

“Sebagai lembaga pengawas, kami menghimbau BKD dan Pansel bekerja jujur dan transparan. Hindari situasi yang menimbulkan keraguan publik terhadap objektivitas penilaian peserta Selter,” tegas Baharuddin, Jumat (29/5/2026).

Ia menilai, proses Selter bukan semata agenda pengisian jabatan, tetapi menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional.

“Kinerja Pansel hari ini adalah wajah pemerintah daerah di mata masyarakat. Kalau prosesnya dipenuhi tanda tanya, maka kepercayaan publik juga ikut runtuh,” sentil Baharuddin.

Diketahui, tahapan Seleksi Terbuka masih terus berjalan. Sabtu (30/5/2026), sebanyak 75 orang peserta dijadwalkan mengikuti uji makalah dan presentasi di hadapan tim Pansel dan panelis.

Tahapan tersebut bakal menjadi penentu siapa saja yang lolos ke posisi tiga besar pada masing-masing OPD sebelum akhirnya dipilih menduduki kursi jabatan strategis Pemerintah Kabupaten Dompu.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *