Mataram_NTB, (tamborapress.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memaparkan kondisi terkini Provinsi NTB saat menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyoroti tantangan fiskal, pembangunan infrastruktur, serta upaya pengentasan kemiskinan yang menjadi fokus pemerintah daerah.
Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menjelaskan bahwa meski perekonomian NTB masih menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,22 persen, pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan fiskal yang berdampak pada percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“NTB saat ini tengah berada dalam kondisi fiskal yang terbatas. Tantangan utama kami meliputi infrastruktur jalan, penguatan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan,” ujar Miq Iqbal.
Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan tepat sasaran agar setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di sektor infrastruktur, Pemprov NTB telah mengerahkan 80 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur untuk menyisir dan memperbaiki sekitar 20 titik ruas jalan rusak di Pulau Lombok dan Sumbawa menggunakan anggaran darurat.
Berdasarkan hasil pemetaan TRC, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi selama enam bulan ke depan.
“Dari hasil kerja TRC, kami menganggarkan Rp3 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi selama enam bulan ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, terkait ekonomi dan kemiskinan, Miq Iqbal menegaskan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi daerah cukup baik, upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar akar persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pemerintah NTB memandang pengentasan kemiskinan harus diselesaikan sampai ke akar masalahnya melalui kebijakan yang disusun berdasarkan kondisi riil masyarakat,” tegas mantan Duta Besar Republik Indonesia tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Pulau Lombok merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata NTB yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan transportasi yang andal untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ujar Lasarus.
Ia juga menyoroti persiapan NTB sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta. Menurutnya, penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut membutuhkan dukungan sarana, prasarana, serta konektivitas yang memadai guna menjamin kelancaran mobilitas atlet, ofisial, dan wisatawan olahraga dari seluruh Indonesia.
“Sebelum hadir di sini, tim kunjungan kerja Komisi V DPR RI telah meninjau Gelanggang Olahraga Turida dan Gedung DPRD Provinsi NTB sebagai bagian dari pemantauan kesiapan infrastruktur di daerah,” tutup Lasarus.(IB).
Terima Kunker Komisi V DPR RI, Gubernur Iqbal Paparkan kondisi NTB

















Leave a Reply