Advertisement

Viral Menu berisi Roti dan Kurma, Korwil SPPG Dompu Pastikan MBG di SDN 17 Woja Sesuai Standar

Dompu_NTB, (tamborapress.com) — Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Dompu, Putri Rizkika, memastikan tidak ditemukan pelanggaran dalam penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 17 Woja yang ramai diberitakan media. Kepastian tersebut disampaikan setelah pihaknya melakukan pengecekan serta konfirmasi langsung ke SPPG yang melayani sekolah tersebut, Rabu (2/3/2026) pagi tadi.

“ Sudah kami cek di lapangan dan lakukan klarifikasi. Menu yang disajikan kemarin sesuai ketentuan, tidak ditemukan masalah terkait standar gizi maupun prosedur pelayanan “, Ujar Putri dalam keterangannya Via Seluller, Rabu siang.

Kata dia, SPPG yang diketahui dikelola oleh yayasan Bintang Fauzan Perdana tersebut, telah bekerja berdasarkan pedoman teknis dan standar operasional dapur MBG yang telah ditetapkan, termasuk pengawasan bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi kepada siswa.

Ditempat terpisah, ahli gizi yang mengawasi Dapur MBG di SPPG Kecamatan Woja, fitria rizky dwi putri, menjelaskan, bahwa penilaian menu MBG tidak dapat dilakukan hanya dari tampilan visual atau jumlah porsi. Menurutnya, setiap paket disusun berdasarkan perhitungan kebutuhan gizi anak usia sekolah dasar, mencakup energi, protein, lemak, dan karbohidrat.

“ Kurma berfungsi sebagai sumber energi cepat dan mineral, roti atau kue sebagai karbohidrat, sementara tempe dan kacang merupakan sumber protein nabati. Seluruhnya dihitung agar memenuhi kecukupan gizi sesuai pedoman “, Jelasnya.

Ia menambahkan, pedoman dari Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan ruang variasi menu dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Keberadaan sayur atau lauk hewani, kata dia, tidak harus muncul pada setiap satu kali penyajian, melainkan diatur melalui rotasi menu harian dan mingguan agar keseimbangan gizi tercapai secara menyeluruh.

“ MBG merupakan intervensi gizi terukur, bukan pengganti makan utama. Evaluasi dilakukan dalam satu siklus menu, sehingga kecukupan gizi dinilai secara kumulatif “, Terangnya.

Diberitakan sebelumnya, SPPG yang dikelola Yayasan Bintang Fauzan Perdana tersebut pada Senin (02/03/2026) kemarin, Viral di Media sosial dan ramai diberitakan lantaran menu yang disajikan hanya berisi Kirma, Roti dan Tempe serta sambal kacang. Sejumlah wali murid di SDN 17 Woja yang kemarin menjadi lokasi distribusi, memprotes menu yang disajikan dapur SPPG tersebut.

Sejumlah wali murid bahkan menilai, bahwa pengelola Dapur SPPG yang melayani MBG di sekolah tersebut tidak bekerja secara profesional dan standar operasi dapur yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *