Advertisement

Balai KPH Wilayah VI DLHK NTB Intensifkan Patroli dan Pendataan Tanaman di Kawasan Hutan Dompu

Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Balai KPH Wilayah VI Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB, terus mengintensifkan patroli pengawasan kawasan hutan yang dipadukan dengan pendataan tanaman sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan kawasan hutan di Kabupaten Dompu. Langkah tersebut merupakan komitmen dalam menjaga kelestarian hutan melalui pengawasan yang berkesinambungan serta pengelolaan berbasis data yang akurat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026) itu dipimpin Kepala Resort Riwo, Moh. Thaufan, S.Hut, bersama tim patroli di wilayah Desa Mumbu, Kecamatan Woja, tepatnya di kawasan So Benteng Bersinar dan So Kaleli.

Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan terhadap kawasan hutan, seperti perambahan, penebangan liar, maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan kondisi kawasan secara menyeluruh, memeriksa batas-batas hutan, serta memastikan tidak terdapat aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan pengelolaan kawasan hutan.

Selain melaksanakan pengawasan, tim juga melakukan pendataan teknis di lahan milik Idris. Kegiatan tersebut meliputi penentuan titik koordinat (geotagging), dokumentasi kondisi lapangan, serta inventarisasi jenis-jenis tanaman yang tumbuh di lokasi. Data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan, monitoring, dan evaluasi pengelolaan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Kepala Resort Riwo, Moh. Thaufan, S.Hut, mengatakan patroli rutin yang disertai pendataan lapangan merupakan bagian dari sistem pengawasan berkelanjutan yang diterapkan Balai KPH Wilayah VI.

“Patroli rutin dan pendataan yang terperinci sangat penting agar kita dapat mendeteksi potensi gangguan sejak dini serta memiliki data yang valid untuk pengelolaan hutan yang lebih terarah dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan hasil patroli, kondisi kawasan hutan di lokasi pengawasan terpantau aman. Tim tidak menemukan indikasi kerusakan maupun pelanggaran yang signifikan selama kegiatan berlangsung. Seluruh data dan dokumentasi yang dihimpun selanjutnya akan diolah sebagai bahan evaluasi serta acuan dalam pelaksanaan pengawasan berikutnya.

Sementara itu, Kepala Balai KPH Wilayah VI, Faruk, S.Hut., M.M.Innov., menegaskan bahwa patroli pengawasan dan pendataan lapangan merupakan bagian dari strategi Balai KPH Wilayah VI dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan sekaligus mewujudkan tata kelola kehutanan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

“Perlindungan kawasan hutan harus dilakukan secara konsisten melalui pengawasan yang berkelanjutan dan didukung data lapangan yang akurat. Karena itu, Balai KPH Wilayah VI terus mengintensifkan patroli sekaligus pendataan tanaman sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Kami berkomitmen menjaga kelestarian hutan agar fungsi ekologis, ekonomi, dan sosialnya tetap terpelihara serta memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” tegas Faruk.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *