Mataram_NTB, (tamborapress.com) – Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Baiq Isvie Rupaeda SH. MH, mengapresiasi langkah Gubernur NTB Dr. H Lalu Muhamad Iqbal yang melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) NTB. Ia berharap pejabat baru tersebut segera bekerja cepat, memperkuat konsolidasi birokrasi, serta mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah.
Pelantikan Abul Chair sebagai Sekda NTB diharapkan menjadi momentum percepatan kinerja birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Gubernur sebelumnya menegaskan agar Sekda baru dapat langsung bergerak mensolidkan organisasi perangkat daerah serta mengakselerasi visi “NTB Makmur Mendunia”.
Menanggapi hal tersebut, Isvie menyatakan dukungannya terhadap keputusan gubernur. Ia menilai pengalaman Abul Chair, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur, menjadi modal penting dalam membenahi manajemen pemerintahan.
“Harapan kita, Sekda yang baru bisa menyesuaikan dengan kondisi di NTB, melaksanakan tugas dengan baik, dan mampu bekerja sama dengan DPRD,” ujar Isvie kepada wartawan di Sekretariat IKA Unram, Mataram, Sabtu (11/04/2026) kemarin.
Menurut politisi senior Partai Golkar itu, tantangan utama yang harus segera dijawab adalah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif menggali sumber pendapatan asli daerah (PAD).
Ia menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan aset daerah sebagai salah satu solusi strategis. Sejumlah aset potensial yang disoroti antara lain aset di kawasan Gili, Pasar Seni Senggigi di Lombok Barat, serta aset lain yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
“Pengelolaan aset daerah harus ditingkatkan untuk mendongkrak pendapatan. Terutama aset di Gili yang hingga kini belum tuntas, padahal itu salah satu sumber PAD terbesar,” katanya.
Isvie juga mendorong gubernur segera melakukan penertiban dan evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset tersebut agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.
Sementara terkait latar belakang Abul Chair yang berasal dari luar NTB, Isvie menegaskan hal tersebut bukan persoalan. Ia menilai jabatan Sekda terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh Indonesia, sepanjang memiliki kompetensi.
“Jangan berpikir hanya orang NTB yang bisa jadi Sekda. ASN dari mana pun bisa berkarya. Yang terpenting adalah kemampuan dan kinerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai langkah konsolidasi internal birokrasi sepenuhnya menjadi kewenangan Sekda baru. DPRD, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.
Isvie juga memberikan apresiasi terhadap tim panitia seleksi (pansel) yang dinilai telah bekerja dengan baik dalam proses pengisian jabatan di lingkup Pemprov NTB.
“Komposisi penempatan sudah baik. Kita beri waktu untuk bekerja, dan semuanya kembali pada gubernur. DPRD akan tetap menjalankan fungsi pengawasan,” pungkasnya.(IB).
Ketua DPRD NTB Apresiasi Sekda Baru, Dorong Percepatan Kinerja Birokrasi

















Leave a Reply