Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sebanyak 11 pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjalani perawatan hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, delapan pasien berjenis kelamin laki-laki yang diduga penyuka sesama jenis alias “Gay”, sementara tiga pasien lainnya berjenis kelamin perempuan.
Direktur RSUD Kabupaten Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P, mengatakan data tersebut merupakan pasien HIV yang menjalani penanganan di RSUD Dompu hingga pertengahan tahun 2026.
“Hingga Juni 2026 terdapat 11 pasien HIV yang kami tangani, terdiri atas delapan laki-laki diduga penyuka sesama jenis dan tiga perempuan,” kata Fitratul kepada wartawan, Senin (03/08/2026).
Menurutnya, seluruh pasien mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar penanganan HIV, meliputi pemeriksaan laboratorium, konsultasi dokter, terapi antiretroviral (ARV), pemantauan kondisi kesehatan secara berkala, hingga konseling guna meningkatkan kepatuhan menjalani pengobatan.
Fitratul menjelaskan, terapi ARV merupakan bagian penting dalam pengendalian HIV karena mampu menekan jumlah virus di dalam tubuh, meningkatkan kualitas hidup pasien, sekaligus menurunkan risiko penularan apabila dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Ia menegaskan deteksi dini menjadi salah satu langkah paling efektif dalam pengendalian HIV. Karena itu, masyarakat yang memiliki faktor risiko diimbau tidak ragu melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan agar dapat segera memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Selain memberikan pelayanan medis, RSUD Dompu juga terus melakukan pendampingan kepada pasien agar tetap disiplin menjalani terapi. Kepatuhan mengonsumsi ARV dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kondisi kesehatan orang dengan HIV.
Fitratul turut mengajak masyarakat untuk menghentikan stigma terhadap orang dengan HIV. Menurutnya, diskriminasi justru dapat menghambat upaya deteksi dini, pengobatan, dan pencegahan penyebaran penyakit.
“HIV dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat. Karena itu, masyarakat jangan takut memeriksakan diri apabila memiliki faktor risiko dan jangan memberikan stigma kepada pasien,” ujarnya.(IB).
RSUD Dompu Rawat 11 Pasien HIV, Delapan Berjenis Kelamin Laki-Laki Diduga Penyuka Sesama Jenis

















Leave a Reply