Advertisement

Nadirah Alhabsyi Gelar Reses Sidang III 2026 di Dompu, Tampung Aspirasi Warga Simpasai

Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Nadirah Alhabsyi SE, A.Kt, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Selasa (9/6/2026)pagi.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan sarana keagamaan di lingkungan mereka.

Reses yang berlangsung di Lingkungan Mangge Maci itu dihadiri tokoh masyarakat, pengurus Masjid Baitul Ma’mur, kader Posyandu, serta warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Nadirah turun langsung untuk berdialog dengan masyarakat guna mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Masjid Baitul Ma’mur yang saat ini tengah menjalani proses renovasi. Kondisi pembangunan rumah ibadah itu menjadi salah satu perhatian warga yang berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun para pemangku kepentingan.

Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat. Selain kebutuhan bantuan untuk kelanjutan renovasi masjid, warga juga mengusulkan peningkatan infrastruktur lingkungan serta pengadaan sarana dan prasarana bagi kader Posyandu yang selama ini masih terbatas.

Kader Posyandu setempat, Hartati, mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah.

“Minimnya bantuan untuk pembangunan masjid ini, termasuk sarana dan prasarana kader Posyandu seperti kursi. Aspirasi ini kiranya bisa diprioritaskan,” ujarnya.

Aspirasi serupa juga datang dari warga lainnya yang meminta perhatian terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan guna menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Legislator yang juga Ketua DPW PBB NTB tersebut menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui fungsi legislasi dan penganggaran di DPRD Provinsi NTB.

Kata dia, kegiatan reses merupakan momen penting untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat sehingga program pembangunan yang direncanakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.

“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada. Reses ini menjadi sarana untuk memastikan suara masyarakat dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah,” kata wanita yang akrab disapa bunda Nadirah itu.

Selain menyerap aspirasi, Bunda Nadirah juga menyampaikan sejumlah program yang telah diperjuangkan untuk masyarakat Dompu. Salah satunya adalah penyediaan rumah singgah bagi warga yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Provinsi NTB di Mataram.

“Kalau ada warga yang sakit dan harus berobat ke Mataram, silakan memanfaatkan rumah singgah yang telah disediakan. Fasilitas itu memang untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Bukan itu saja, Ia juga mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2026 telah dialokasikan bantuan satu unit mobil ambulans untuk Kecamatan Woja sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kita sudah anggarkan satu unit mobil ambulans untuk Kecamatan Woja pada tahun 2026,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah dan kegiatan sosial kemasyarakatan, Bunda Nadirah turut menyerahkan bantuan dari saku pribadi, yakni uang tunai sebesar tiga juta rupiah kepada pengurus Masjid Baitul Ma’mur.
Bantuan tersebut diperuntukkan untuk mendukung renovasi masjid dan pengadaan kursi bagi kader Posyandu.

“Sebagian untuk pembangunan masjid dan sebagian lagi untuk membeli kursi kader Posyandu,” jelasnya.

Ketua Pengurus Masjid Baitul Ma’mur, Herman, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang sedang bergotong royong menyelesaikan renovasi masjid.

“Atas bantuan Bunda Nadirah, kami merasa sangat terbantu, terutama untuk mendukung renovasi masjid yang sedang berjalan,” katanya.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *