Advertisement

Hj. Mahdalena sukses perjuangkan beasiswa bagi 10.491 siswa madrasah di Pulau sumbawa


Jakarta, (tamborapress.com) – Komitmen Anggota DPR RI sekaligus Kapoksi Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Hj. Mahdalena SS. MM, dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu kembali membuahkan hasil. Sejak tahun 2025 hingga penyaluran tahap pertama di tahun 2026 ini, sebanyak 10.491 siswa madrasah di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil memperoleh bantuan beasiswa pendidikan yang diperjuangkannya melalui program dukungan pendidikan bagi peserta didik madrasah.

Jumlah penerima manfaat tersebut terdiri atas 4.152 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 4.079 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta 2.260 siswa Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di berbagai wilayah Pulau Sumbawa.

Program ini sendiri menjadi salah satu upaya nyata dalam membantu keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Mahdalena, menyatakan, bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa yang harus dijamin keberlangsungannya. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan terhentinya proses belajar maupun pupusnya cita-cita generasi muda.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Jangan sampai ada mimpi yang terhenti hanya karena keterbatasan ekonomi. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan bantuan pendidikan agar mereka tetap dapat belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya,” ujarnya Via telepon, Rabu (24/06/2026).

Sebagai wakil rakyat yang membidangi urusan keagamaan dan kesejahteraan sosial di Komisi VIII DPR RI, Legislator asal Kabupaten Bima tersebut menjadikan sektor pendidikan, khususnya pendidikan madrasah, sebagai salah satu fokus perjuangannya. Ia menilai madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Keberhasilan menghadirkan ribuan beasiswa tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Melalui bantuan tersebut, diharapkan para siswa dapat lebih fokus belajar dan meningkatkan prestasi tanpa dibebani persoalan biaya pendidikan.
Program beasiswa ini juga dirancang secara berkelanjutan.

Setelah penyaluran tahap pertama tahun 2026, Mahdalena kembali menargetkan penambahan lebih dari 4.000 penerima manfaat baru pada tahap berikutnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan bantuan pendidikan di berbagai daerah yang hingga kini belum seluruhnya terakomodasi.

“Kami memahami masih banyak siswa madrasah yang membutuhkan dukungan pendidikan. Karena itu, perjuangan ini akan terus kami lanjutkan agar semakin banyak anak-anak yang bisa merasakan manfaat program beasiswa,” kata alumnus Program Pasca Sarjana Universitas Jayabaya Jakarta Timur tersebut.

Sementara bagi banyak keluarga penerima manfaat, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi dorongan moral agar anak-anak tetap semangat menempuh pendidikan.

Kehadiran program ini sekaligus menjadi bukti bahwa perhatian terhadap pendidikan tetap menjadi prioritas dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dengan total 10.491 beasiswa yang telah tersalurkan, Mahdalena berharap semakin banyak generasi muda Pulau Sumbawa yang memiliki kesempatan meraih masa depan lebih baik melalui pendidikan. Sebab, menurutnya, investasi terbaik yang dapat diberikan kepada generasi muda adalah kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

“Memperjuangkan pendidikan berarti memperjuangkan masa depan bangsa. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam menggapai cita-citanya hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.(IB).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *