Dompu_NTB, (tamborapress.com) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, akhirnya angkat bicara terkait gagalnya Proyek Penyediaan dan Instalasi Air Bersih di Puskesmas Dompu Barat yang dikerjakan CV OMPU NGAJI dan tidak rampung hingga akhir Desember 2025.
Sekretaris Dikes Dompu, Surawan, S.Km., mengakui bahwa proyek senilai Rp196 juta tersebut tidak berhasil dituntaskan oleh rekanan pelaksana. Hal itu disampaikannya kepada media ini, Kamis (7/1/2026) Kemarin.
Surawan yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menjelaskan, kegagalan proyek murni disebabkan oleh kendala teknis di lapangan, khususnya kondisi geologi tanah yang didominasi batuan keras.
“ Ini murni persoalan teknis. Struktur tanah di lokasi Puskesmas Dompu Barat memang lapisan batuan keras “, Ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini pihak rekanan belum menerima pembayaran sepeser pun karena pekerjaan tidak diselesaikan sesuai batas waktu kontrak yang telah disepakati.
“ Sistem pembayaran berdasarkan hasil pekerjaan. Karena tidak selesai, maka tidak kami bayarkan. Dana juga belum dicairkan dan masih berada di kas daerah “, Jelasnya.
Meski demikian, Surawan memastikan proyek penyediaan air bersih tersebut akan kembali diupayakan untuk dikerjakan secepatnya. Menurutnya, keberadaan sarana air bersih sangat vital sebagai penunjang layanan kesehatan masyarakat.
” Insya Allah akan kami upayakan secepatnya. Sarana air bersih ini sangat penting untuk mendukung pelayanan di Puskesmas Dompu Barat “, Tegasnya.
Sementara itu, Direktur CV OMPU NGAJI, Agus Salim, mengaku pihaknya mengalami kerugian besar akibat tidak dibayarkannya proyek tersebut. Namun demikian, ia mengaku menerima kondisi tersebut sebagai risiko pekerjaan.
“ Kalau bicara rugi, tentu sangat rugi karena kami tidak dibayar. Tapi kami legowo, itu sudah risiko pekerjaan “, Kata Agus.
Ia juga membenarkan pernyataan Dikes Dompu terkait kendala teknis. Menurutnya, struktur tanah yang sangat keras pada kedalaman 60 hingga 70 meter menjadi penyebab utama kegagalan pengeboran.
“ Kami sudah melakukan pengeboran di tiga titik berbeda dengan kedalaman 60 sampai 70 meter, tapi tetap tidak menemukan sumber air. Bahkan pada pengeboran ketiga, pipa bor kami sampai patah “, Ungkapnya.(IB).
Dikes Sebut Kendala Teknis Sebabkan Proyek Air Bersih Puskesmas Dompu Barat Gagal

















Leave a Reply